Aplikasi Telegram

Stornowaybc.com – Aplikasi Telegram. Telegram telah dikenal luas oleh pengguna smartphone di seluruh dunia sebagai salah satu aplikasi chatting online gratis yang bisa digunakan siapa saja dan kapan saja.

Di Indonesia, pengguna Telegram juga sudah sangat banyak, rating yang dimiliki aplikasi itu pun sangat tinggi layaknya kompetitotrnya, aplikasi WhatsApp. Bisa dibilang keduanya menjadi raksasa aplikasi chatting di masa sekarang.

Tapi mungkin masih ada yang belum benar-benar tahu soal aplikasi Telegram, termasuk pengertian, fitur, cara kerja, serta keunggulan dan kelemahan. Apalagi tentang sejarahnya, mungkin juga tak banyak yang mengetahui.

Sama halnya dengan aplikasi foto bergerak, aplikasi Telegram menjadi salah satu aplikasi yang berguna dan tersedia untuk platform Android. Di sini kami akan menjelaskan lebih lanjut soal aplikasi tersebut.

Pengertian Aplikasi Telegram

Telegram adalah salah satu aplikasi pesan instan atau instant messaging yang bisa digunakan gratis. Aplikasi ini bisa dipakai untuk chatting online, voice call, dan video call menggunakan Wi-Fi atau koneksi internet.

Aplikasi ini tidak berbeda dengan WhatsApp, Facebook Messenger, dan LINE. Bahkan popularitas Telegram juga sama populernya seperti yang telah disebutkan tersebut, pengguna bulanan Telegram terus meningkat.

Banyak orang beralih menggunakan Telegram karena fitur dan kemampuannya yang luar biasa. Termasuk m endukung penyimpanan file, cloud, folder, dan lain-lain yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Aplikasi ini memiliki logo pesawat kertas berwarna putih dengan latar belakang biru muda. Bukan cuma bisa kirim pesan, aplikasi ini juga dapat mengirim foto, video, dan dokumen atau file lainnya secara gratis.

Telegram juga dibekali keamanan tingkat tinggi yang canggih, bahkan menjadi standar keamanan internasional. Sehingga chatting Anda tidak akan dengan mudah diretas oleh orang yang tak bertanggung jawab.

Sejarah Telegram

Sejarah aplikasi Telegram pertama kali didirikan oleh orang Rusia bernama Pavel Valerievich Durov pada tanggal 23 Oktober 2013. Durov juga merupakan pengembang aplikasi jejaring sosial terbesar di Rusia yang bernama Vkontakte.

Tidak sendiri, Pavel dibantu oleh saudaranya, Nikolai untuk menciptakan Telegram. Keduanya berbagi tugas, Nikolai menjadi developer yang menciptakan MTProto sedangkan Pavel sebagai pemberi fasilitas saudaranya.

Peluncuran pertama kali Telegram berselang dua bulan untuk pengguna iOs dan Android. Telegram rilis untuk iOs pada 14 Agustus 2013, sedangkan untuk Android dirilis pada tanggal 20 Oktober di tahun yang sama.

Di bulan Oktober 2013 juta, setelah peluncuran perdana Telegram berhasil memiliki 100.000 pengguna aktif. Pengguan Telegram juga terus bertambah mencapai 15 juta orang di Maret 2014, dan melejit sampai 50 juta orang pada akhir 2014.

Selanjutnya pada Februari 2015, Telegram sudah memiliki pengguna sampai dengan 100 juta orang. Banyaknya pengguna Telegram disebabkan keringanan aplikasi itu sendiri yang tidak membutuhkan banyak space.

Membenci WhatsApp

Alasan Durov menciptakan Telegram tentu bukan tanpa alasan. Pavel dan temannya, Vyacheslav Mirilashvili sebelumnya pernah membuat jejaring media sosial VKontakte yang terinspirasi dari Facebook.

VKontakte rilis pada November 2006, dan sudah memiliki 100 ribu pengguna sampai Februari 2007. Ha tersebut membuat VKontakte mendapatkan keuntungan mencapai Rp 41,7 triliun kurang dari setahun.

Kejayaan VKontakte sayangnya harus berakhir karena Pemerintah Rusia menekan Pavel Durov untuk memberi data lawan politiknya. Hal itu membuat Pavel mengajak Nikolai membuat Telegram untuk mengirim pesan secara privasi.

Alasan lainya, Pavel dikabarkan sangat benci WhatsApp, rivalnya. Dalam konferensi teknologi pada 2015 di San Francisco, Pavel menyebut WhatsApp memiliki kualitas yang buruk dan tidak bisa diandalkan.

Bahkan ia menyebut privasi pengguna WhatsApp tidak dipentingkan secara serius. Tidak adanya izin untuk mengirim dokumen juga menjadi alasan inspirasi lain Pavel membuat Telegram.

Fitur Utama Telegram

Apliaksi Telegram hadir dengan berbagai macam fitur utama yang membuatnya menjadi makin dibutuhkan banyak orang. Selain kegunaan untuk chatting dan voice call, Telegram memiliki fitur-fitur di bawah ini.

1. Migrasi Nomor Telepon

Pernahkah Anda perlu mengubah nomor telepon Anda tetapi khawatir tentang mentransfer semua kontak Anda dan informasi lainnya ke nomor baru? Anda dapat dengan mudah mengubah nomor telepon yang dilampirkan ke akun Anda tanpa kehilangan obrolan atau kontak Anda.

2. Unggah Beberapa Gambar Profi

Telegram memungkinkan Anda untuk mengunggah foto profil tambahan. Meskipun foto terbaru adalah gambar profil yang akan dilihat oleh kontak Anda, mereka dapat menggesek untuk melihat sisa gambar Anda.

3. Coba Obrolan Telegram Rahasia

Sementara semua obrolan Telegram dienkripsi klien-server, obrolan default masih disimpan di server Telegram. Ini dengan mudah memungkinkan Anda untuk mengakses pesan Anda di beberapa perangkat, tetapi mungkin menimbulkan masalah privasi.

4. Sesuaikan Tampilan Telegram

Di Telegram, Anda dapat menyesuaikan warna dan latar belakang. Jika Anda suka, Anda bahkan dapat mengatur tema kustom Anda sendiri untuk membuat Telegram terlihat persis seperti yang Anda suka.

Cara Menggunakan Telegram

Aplikasi Telegram tentu bisa digunakan secara mudah oleh banyak orang. Tapi bagiyang baru pertama pakai, dan mungkin sedikit gaptek dengan fitur-fiturnya, berikut cara menggunakan Telegram.

  • Langkah pertama menggunakan yaitu unduh aplikasi Telegram di smartphone.
  • Anda bisa download di Play Store untuk pengguna Android dan App Store untuk iOS.
  • Jika sudah berhasil download Telgram, silahkan buat akun baru dengan memasukkan nomor ponsel yang masih aktif.
  • Tunggulah beberapa saat sampai kode verifikasi OTP berhasil masuk melalui SMS ke nomor aktif yang dicantumkan.
  • Setelah itu, Anda bisa langsung isi biodata pribadi seperti nama, tanggal lahir, serta negara.
  • Jangan lupa pasang foto yang diinginkan agar mudah ditemukan oleh kerabat lainnya yang juga menggunakan Kemudian Anda bisa coba untuk mencari akun kerabat atau bisa mengizinkan Telegram mengakses kontak yang terdapat di smartphone Anda.
  • Cara tersebut dilakukan supaya Adna bisa saling bertukar mengirim pesan, foto, video, dan dokumen.

Perbedaan Telegram dan WhatsApp

Telegram dan WhatsApp memiliki perbedaan meski tidak terlalu jauh. Hal ini terus dipertahankan supaya bisa menjadi ciri khas mereka agar dapat menyaingi aplikasi pengirim pesan instan WhatsApp.

Berikut beberapa perbedaan di antara Telegram dan WhatsApp secara umum.

1. Perangkat

Perbedaan menonjol dari Telegram dan WhatsApp dapat dilihat pada perangkat yang bisa digunakan. WhatsApp tersedia untuk Android, iOs, KaiOs, WhatsApp Web, serta WhatsApp desktop yagn bisa dipakai oleh pengguna.

Sementara cakupan Telegram lebih bervariasi ketimbang WhatsApp. Pasalnya Telegram bisa digunakan di Android, iOs, Windows NT, macOS, dan bahkan Linux sehingga memungkinkan pengguna punya banyak opsi.

2. Kapasitas Berabagi File

Perbedaan lainnya terletak pada kapasitas berbagi file. Dulu WhatsApp bisa berbagi file hanya maksimum 16 MB saja, hal ini tentu membuat pengguna sulit mengirim video berkapasitas besar, tapi sekarang WhatsApp sudah bisa kirim sampai 100 MB.

Meski ditingkatkan, namun jumlah tersebut masih kalah dibandingkan Telegram yang bisa menyimpan sampai 1,5B per file. Artinya dibanding WhatsApp, Telegram masih unggul dari segi penyimpanan file secara cloud.

3. Panggilan

Meski lebih unggul dari kapasitas file, tapi Telegram lemah dari segi panggilan. Telegram hanya bsia melakukan panggilan telepon saja, belum bisa melakukan panggilan video atau yang lebih populer dengan video call.

Hal tersebut jelas berbeda dengan WhatsApp yang bisa melakukan video call. Bukan hanya itu WhatsApp juga bisa melakukan panggilan video dengan peserta lebih dari dua orang sekaligus secara bersamaan.

4. Popularitas

WhatsApp jelas lebih populer dibandingkan Telegram, sampai sekarang pun WhatsApp jadi aplikasi pesan instan terpopuler di dunia. Pengguna aktif bulanan WhatsApp mencapai 1,5 miliar dan 60% rata-rata mengirim pesan setiap hari.

Hal ini jauh berbeda dengan Telegram yang baru memiliki 400 juta pengguna aktif bulanan. Maka jika ditanya banyak mana pengguna WhatsApp atau Telegram, jawabannya sudah pasti adalah WhatsApp.

Akhir Kata

Mungkin itu saja pembahasan mengenai aplikasi Telegram Android yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga penjelasan tersebut bisa membuat kita jadi lebih mengetahui soal aplikasi Telegram.